Inilah Cara Untuk Mencegah Pencemaran Air

loading...
Inilah Cara Untuk Mencegah Pencemaran Air bagi wilayah yang padat penduduk seperti Jakarta, pengelolaan dan tata kotanya mengenai pencemaran air mesti serius dalam menanganinya. Hal ini dimaksudkan agar ibu kota bisa terhindar dari masalah klasik yang selalu terjadi secara berulang yaitu banjir akibat salah dalam melakukan pencegahan terhadap limbah cair yang ada.

Pada tulisan sebelumnya, saya juga sudah menulis tentang Cara Untuk mencegah pencemaran udara yang ternyata mendapat respon yang baik dari para pembaca sehingga mampu membantu masyarakat untuk terus menggalakan program kebersihan yang dimulai dari dirinya sendiri.
Beginilah seharusnya mencegah pencemaran air
  • Gunakan air dengan bijaksana. Kurangi penggunaan air untuk kegiatan yang kurang berguna dan gunakan dalam jumlah yang tepat.
  • Kurangi penggunaan detergen. Sebisa mungkin pilihlah detergen yang ramah lingkungan dan dapat terurai di alam secara cepat.
  • Kurangi konsumsi obat-obatan kimia berbahaya. Obat-obatan kimia yang berbahaya seperti pestisida, dan obat nyamuk cair merupakan salah satu penyebab rusaknya ekosistem air
  • Gunakan teknologi ramah lingkungan dan Tidak menggunakan sungai untuk mencuci mobil, truk, dan sepeda motor.
  • Tidak menggunakan sungai untuk wahana memandikan hewan ternak dan sebagai tempat kakus.
  • Jangan membuang sampah rumah tangga di sungai/danau. Kelola sampah rumah tangga dengan baik dan usahakan menanam pohon di pinggiran sungai/danau.
  • Sadar akan kelangsungan ketersediaan air dengan tidak merusak atau mengeksploitasi sumber mata air agar tidak tercemar. 
  • Mengoptimalkan pelaksanaan rehabilitasi lahan kritis yang bertujuan untuk meningkatkan konservasi air bawah tanah
  • Menanggulangi kerusakan lahan bekas pembuangan limbah B3.
Inilah Cara Untuk Mencegah Pencemaran Air Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Mas Hasyim

0 Komentar:

Post a Comment

Silakan tuliskan komentar untuk Artikel yang sudah Anda baca.

Dilarang SPAM dan meninggalkan Link Aktif. Terima kasih.